Update : It’s on. baby!
Saya adalah pelanggan koneksi internet DSL Telkom dengan juga berlangganan DSL Personal dari ISP swasta. Dan sampai saat ini, saya tidak mempunyai masalah yang berarti dalam berlangganan jasa internet ini, meskipun saya harus membayar 2 tagihan (Telkom Speedy dan DSL Personal). Mereka melayani dengan baik, meskipun pada waktu pertama kali pemasangan ada terdapat kesalahpahaman (jumper di STO ternyata belum terpasang), selebihnya baik-baik saja.
Dan sayangnya, saya harus berhenti berlangganan jasa internet DSL Personal dari ISP swasta yang saya pilih. Sekarang saya sedang menulis email untuk pemutusan ke ISP swasta tersebut. Yah, ini harus saya pilih, karena saya harus menghemat pengeluaran dan menabung untuk membeli iPhone *wink*. Speedy sudah mengkonfirmasi bahwa saya akan mendapat bandwith 1 GB dengan abodemen pelanggan biasa, sedangkan ISP saya memberikan 750 MB.
Loh, tapi kan nanti speedy akan normal lagi tarif dan produknya, orang sampai bulan Maret? Kenapa berhenti? kan beda tarifnya cuma sedikit?
Yah, sekarang penggunaan internet saya tidak begitu besar (800-900 Mega). Tetapi saya harus membayar kelebihan bandwith sekitar 200M ke ISP swastanya. Jadinya sudah saya pikirkan bahwa saya harus berhenti berlangganan, memang sih UUD.
Trus, kira-kira akan dikecewakan oleh Telkom ngga besok-besoknya?
Yah, saya (masih) percaya mereka akan terus melakukan perubahan ke arah lebih baik, meski masih sebagai BUMN yang memegang hajat hidup orang banyak, saya tetap optimis. Toh Speedy sedang berbenah toh?
Semoga saja prosesnya cepat selesai. I’m sorry…
No comments so far. Write one?
Want to add yours?