Syarifah Riefandania, personal website

This is a daily blog from Syarifah Riefandania (rifie). 4C is my house block number. My emotion is currentry stable and normal. Follow me on twitter, last.fm and flickr

20060207

Ahoy! Saya baru pulang nih menonton film “Realita Cinta dan Rock n Roll” di Setiabudi Plaza sama Wahyu. Memang agak telat sih, tapi saya ingin mereview filmnya (mumpung inget).

Warning : Ending dan plot cerita ada di tulisan saya. Kalo yang ingin menonton jangan salahkan saya ya kalau sudah tau endingnya.. (Kayak di wikipedia aja warningnya).

2 orang sahabat, Ipang (Vino G Sebastian) dan Nugi (Herjunot Ali) mempunyai suatu kehidupan yang bergaya rock n roll culture. Disamping itu, mereka adalah anak band yang latihannya tidak pernah benar dan anehnya, mereka mengganti nama bandnya sudah 30 kali. Dan anehnya lagi, mereka hanya mempunyai 1 lagu saja. Nah, kita penonton diajak untuk menyelami kehidupan, hari-hari mereka sebagai sahabat dan lengkap dengan realitanya. Ipang yang ternyata adalah anak adopsi dan Nugi yang mempunyai bapak yang berubah menjadi wanita (diperankan oleh Barry Prima. Hands down to Barry!).

Sahabat wanitanya, Sandra (Nadine) juga mempunyai realita yang bisa dibilang tidak bagus. Berpacaran dengan seorang pria yang beristri (akhirnya putus) dan orangtua yang mencampakkannya. Sandra adalah penjaga distro yang selalu di-kasbon sama Ipang dan Nugi dengan memberikan sepatu-sepatu bututnya sebagai jaminan.
Karena kehidupan mereka sedang kacau, mereka akhirnya menghabiskan waktunya bertiga dengan pergi ke klub dan curhat tentang kehidupan.
Persahabatan Ipang dan Nugi sempat sleg, karena tidak sengaja Nugi menemukan Ipang dan Sandra ciuman di kamar mandi. Tetapi akhirnya mereka bermaaf-maafan.
Ending film ini adalah happy ending. Ipang kembali ke rumah, Nugi berhasil memanggil bapaknya sebagai “mama” dan the first gig mereka sebagai anak band yang cukup kurang ajar menurut saya.

Dengan ketampanan dari Junot dan Vino, mengikuti jalan cerita film ini menjadi ’segar’. Melihat six pack nya Ipang, kaos yang berwarna-warni dan senyum Nugi, siapa yang ngga segar? Sedekil apapun, mereka tetap ganteng, cuuy.. :D. Ditambah Sarah yang bajunya selalu tidak pernah tertutup pusarnya. Halah.. yang terakhir membuat saya geleng-geleng kepala aja.
Filmnya benar-benar bernuansa rock n roll (eventhough gue ngga ngerti rock n roll life). Bir, rokok, celana robek-robek, sepatu kanvas dekil, anak band, itu rock n roll bukan?

Well, here’s my recap…

Banyak kata-kata kasar

Kata-kata makian kasar pasti selalu ada di kehidupan rock n roll bukan? Di film ini banyak sekali kata-kata kasar Indonesia. Seperti t*i, ng***’, anj****, bang***. Lazim? ngga juga.. seharusnya ada bunyi beep ya?

Banyak adegan merokoknya

Lagi menyetir mobil, mereka merokok. Habis bangun tidur, merokok. Lagi curhat, merokok. Rokok teruuss… yeah rock n roll style, bukan?

Love the story

I love the story. Cara mereka menghadapi masalah, menghadapi dunianya dan bagaimana mereka bersikap merupakan cara mereka sendiri, tanpa basa-basi. Salut untuk para cast and crew. Upi, you’re so talented!

Hippie? Ah, cmon!

Ada seorang hippie di film ini, yaitu Paul (pacar ibunya Nugi). I hate hippie!:D

So western

Yah, ini memang film rock n roll toh? Jadi western culturenya benar-benar nampak jelas.

Memorable Quote

Ada banyak sebenarnya kalimat-kalimat yang bagus. Tetapi sekarang saya hanya ingat : “Boleh, Boleh juga…”

Hikmah

Bener ngga ya bahasanya hikmah?
Yah, intinya sih tentang bagaimana si Ipang dan Nugi belajar dari kehidupannya. Dengan rock n roll lifestyle. Sebenarnya sih menurut saya lifestyle begini jangan dicontoh. Merusak badan (bir dan rokok). :D

That is it. My grade is B+

14 Responses to Realita Cinta dan Rock n Roll

  • Di bioskop sini belum main tuh.

    Ratingnya berapa? recommended??

    Posted by vnuzday # February 8th, 2006
  • Wah, lupa bilang kalo film ini wajib ditonton.. So, nonton deh!

    Posted by rifie # February 8th, 2006
  • nunggu muncul di tipi sajah agh… kecuali besok dapet rejeki, baru pegi ke bioskop :D™

    Posted by medon # February 8th, 2006
  • ini film balas dendam setelah dirilisnya film bertema sama: Garasi. Bedanya: klo gw liat Garasi masih lebih polos dari pada film ini :mrgreen: Persamaannya: CINTA LOVE SUCKS CINTA LOVE SU…

    hahaha

    Posted by dental # February 8th, 2006
  • Junot cakep. brondong cakep..

    Posted by rifie # February 8th, 2006
  • gw liat iklan di tipi juga keknya bagus.. aduhh,tapi nyampe film nya ksini bisa taon depan..huhuhu, lelet bangett..

    Posted by ai- # February 9th, 2006
  • hihihi ternyata gak cuman 1 blog yg mereview pilem ini. saya juga mau nunggu nongol di tipi aja ahhh :D

    Posted by gani # February 9th, 2006
  • Fie elo nulis “Ahoy” tau gak kalo di Belanda itu gedung buat bikin concert..guedeeee banged gedungnye.

    Nah ntar mpok gw mau liburan ke melayu nih..minta bawain pelmnya aaahhh..:)

    Posted by Ada apa dengan Yulia # February 10th, 2006
  • Sepertinya nggak perlu ditonton di bioskop ya Fie? Hehehehe… aku mending nunggu vcd original-nya keluar aja deh, trus nyewa di vcd rental terdekat :P

    Posted by Mas Tom # February 11th, 2006
  • kapan ya vcdnya beredar di kotaku
    aku kan udah nunggu²

    Posted by penyok # February 13th, 2006
  • moga² gua dapat nonton bareng doi

    Posted by arko # February 13th, 2006
  • Kereeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnn ………..
    junot tateph bgt ……………

    Posted by ratih # May 17th, 2006
  • film nya keren abizzzzzzzzzzzz

    vino keren bgtttttttttttt

    klo nunggu di tv kayanya gak bkln di puter, coz bahasanya kasar abizzzzzzzzzzzz

    Posted by freez # May 29th, 2006
  • asli!!!
    film paling kren yang pernah gw tonton!!!
    Ipang!! Gw suka gaya lo!!

    Posted by yudhi # July 19th, 2006

Want to add yours?

Leave a Reply

In My Dock

© Syarifah Riefandania 2005 - 2008. All Rights Reserved. Powered by WordPress.