Syarifah Riefandania, personal website

This is a daily blog from Syarifah Riefandania (rifie). 4C is my house block number. My emotion is currentry stable and normal. Follow me on twitter, last.fm and flickr

20051203

Simple fact about horror on TV : I hate it. I hate it so much.

*Sebenarnya saya tidak mau menulis masalah sinetron-sinetronan. Tetapi ketika saya menonton sinetron di tv semalam rasanya jengkel banget.*

Aduh, apakah sinetron misteri (saya bilang disini horor) yang ditayangkan di TV sekarang itu layak tayang di TV? Darah, kekerasan, setan-setan dan roh gentayangan itu kan sudah termasuk violence ya? Saya nonton tv semalam, saya bisa lihat bagaimana mayat perempuan yang sudah dikubur diambil mata dan jantungnya oleh para penjahat. Darahnya juga banyak banget. That’s ridicolous..

Yeah, acara tv sekarang banyak banget yang menayangkan sinetron-sinetron begitu. Dunia mistis sekarang adalah tema yang diusung setelah sinetron bosan dengan tema perebutan harta dengan berbagai cara.

Mereka pergi ke dukun sakti, bawa jimat dan percaya takhayul pun ditayangkan di tivi. Ehm, Ini tahun berapa yah? 2005 apa 1970? Seharusnya kan mereka tau, hal-hal diatas kan dosa kalau dilakukan. Di akhir sinetron itu memang mereka mendapat ganjaran, yah.. tetapi kan tidak perlu digambarkan. Tobat..Tobat… :)
Sekarang, sinetron-sinetron yang dari pertama dibuat merupakan sinetron yang religius dan agamais, berubah menjadi sinetron yang kayak begini… hueh. l-a-m-e.

Masalah dampak dan pola pikiran yang berubah di masyarakat saya jadi takut untuk memikirkannya.

Hehe.. saya nemu posting lucu tentang opini dari orang-orang penting di Indonesia tentang maraknya aksi ‘penampakan’ di tv.. ada di Tanya jawab seputar maraknya tayangan penampakan di TV. Jangan dianggep serius! hehehe..

Tapi kok saya berbicara yang negatif-negatif yah tentang tv di Indonesia? Saya juga mau menulis yang positif juga. Kan tidak semua acara tv disini jelek kan?
Ok.. saya akan menulis yang positif deh… nanti tapi yah..

9 Responses to Sinetron Horor Menjengkelkan

  • PERTAMA!!..yihaaaa..
    IIh seyem ya Rif..sama aja lagi gak di Indo gak di luar negri..mereka bikin pelm semau-maunya dorang..
    Gimana gak banyak kejadian2x kenyataan sekarang ini..mereka liat di film2x kali ya??

    Posted by Ada apa dengan Yulia # December 3rd, 2005
  • semakin banyak pilihan tv di indonesia. tapi kualitas tayangan (terutama sinetron) memang cukup menyebalkan. gimana mau cinta produk dalam negeri kalo produknya emang payah?

    Posted by windede # December 3rd, 2005
  • Yah benar juga sih, Pak.. memangnya produk tv kita tidak begitu bermutu ya?

    Posted by rifie # December 3rd, 2005
  • hohoho…. there’s nothing intelligent left in Indonesian Broadcasts!

    Posted by nikk # December 4th, 2005
  • Siaran televisi semakin merusak penontonnya!

    Posted by jefri # December 4th, 2005
  • pembodohan massal! hentikan kotak ajaib!

    Posted by kuda # December 4th, 2005
  • Who’s to blame, then? Sebenarnya TV dapat juga dipakai untuk mencerdaskan dan dapat memberikan informasi yang berguna (mengingat TV adalah media massa). Tapi kenapa TV sekarang dipakai untuk menayangkan banyak sinetron horor? Ayo dong produser TV yang kreatip, buat sesuatu yang baru.. biar semua stasiun tv ikut menayangkan…. (trend baru, gitu) hehehe.

    Posted by rifie # December 5th, 2005
  • sebenernya nggak semua PH seperti itu tetapi ada pengaruh besar juga dari broadcastnya..

    karena brodcast=rating=uang tetapi minus prinsip dan tujuan…(get what i mean?)..

    eh gw ngomong apaan siey?

    hehe

    Posted by pojie # December 5th, 2005
  • Hmm, gimana lagi?

    mending nonton dvd bajakan aja deh :D

    Posted by hericz # December 12th, 2005

Want to add yours?

Leave a Reply

In My Dock

© Syarifah Riefandania 2005 - 2008. All Rights Reserved. Powered by WordPress.